Senin, 18 Juni 2012

Ketika Kesabaran Tak Ada Batasnya

Semua orang kebanyakan mengatakan kalau "kesabaran ada batasnya", tapi kalau kita menelisik lebih jauh sebenarnya persepsi itu adalah salah. Kalau kesabaran itu ada batasnya, maka ia pasti akan berdalih ke tidak sabar. Jadi sebenarnya kesabaran itu tak ada batasnya.
Apa sih kesabaran itu?? jangan-jangan kita masih belum tahu arti dari kesabaran. Sebelum kita mengatakan kalau "aku ini orang sabar".
Sabar adalah pilar kebahagian seseorang. Dengan kesabaran itulah orang akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten dalam menjalankan ketaatan, dan pastinya akan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.
Seperti dibawah inilah perumpamaan yang menunjukan betapa pentingnya sabar di dalam diri kita.
  • Ibnu Qoyyim rahimahullah mengatakan, "Kedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh, apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh".
Ketika kesabaran tak ada batasnya, hidup kita pastilah akan terasa luar biasa. Karena kita memaknai setiap detik yang berkualitas, mengambil semua kejadian dengan hikmah yang berharga. Tubuh ini pastinya lebih ringan hingga kita dapat melangkah ke depan dengan tegap dan penuh dengan rasa kepastian. Kepastian bahwa, Allah Yang Maha Kuasa selalu ada di dekat kita, Dia Maha Melihat apa yang kita kerjakan dan Dia-lah Maha Mendengar setiap do'a hambanya.
  • "Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat." (QS. Al Baqarah[2]: 45)
Sabar adalah sebab untuk bisa mendapatkan berbagai kebaikan dan menolak berbagai keburukan. Hal ini sebagaimana diisyaratkan oleh firman Allah ta’ala, “Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat.” (QS. Al Baqarah [2]: 45). Mintalah pertolongan pada Allah dengan bekal sabar dan shalat dalam menangani segala urusan, cobaan atau ujian. Begitulah pula dengan kesabaran kita sebagai hambaNya akan meraih kenikmatan abadi yaitu berupa Surga Nya.
  • Allah ta'ala berfirman pada penduduk surga, "Keselamatan atas kalian, berkat kesabaran kalian." (QS Ar Ra'd [13]: 24)
Ketika kesabaran tak ada batasnya, mari kita junjung tinggi-tinggi rasa kepercayaan diri kita untuk selalu memaknai setiap detik yang berkualitas itu dengan selalu berpikiran positif (positif thinking). Karena Allah telah menuliskan skenario jalan kehidupan hambaNya, dan kita sebagai hambanya yang taat maka kita hanya bisa ikhtiyar dan berdoa kemudian marilah kita tawakal pada apa yang dikehendaki Allah pada jalan hidup kita. :) 
  • Allah berfirman, "Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (Surga) dengan sebab kesabaran mereka." (QS. Al Furqaan [25]: 75)
Semoga kita termasuk hambaNya yang selalu sabar dan ikhlas. Amin
I ajndbnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Kedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh. Apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh.” Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Kedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh. Apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh.” Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Kedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh. Apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh.”