Rabu, 31 Oktober 2012

Semua Ada Masanya

 Hidup di bumi Allah nan indah ini pastinya kita mengalami proses tumbuh dan proses hidup. Ketika kita mendapat izin dari Allah untuk terlahir sebagai manusia di bumi, kita dalam keadaan bersih dan suci. Setelah kita lahir, lalu tumbuh sebagai anak orang tua kita, lalu kita mulai merangkak, lalu kita mulai menapakan kedua kaki kita yg pertama dan proses lainnya hingga kita mati. Ya, hanya kematian yanng menghentikan proses di masa hidup di bumi ini. 
Semua ada masanya. Masanya kita terlahir, lalu melanjut masanya kita berjalan, masanya kita sekolah, masanya kita lulus, masanya kita kuliah, masanya kita kerja, masanya kita menikah, masanya kita punya anak, lalu kita jadi kakek nenek dan pasti ada masanya kita mati.

Ketika masa itu belum terjadi, ternyata semua kembali kepada kita sendiri. Yaitu kapan kita akan melaksanakan masa itu sendiri. Walau kapan atau waktu kita menjalani masa itu lain orang pun berbeda, persamaannya adalah kita pasti melakukannya (kecuali bener2 g mau lo ya). Hanya kematianlah yang tak dapat kita tentukan sendiri. Dan kematianlah yang menutup proses kita. 
Terkadang kita takut untuk menjalankan proses hidup yang selanjutnya. Tetapi toh ketika sudah terlaksana ketakutan itu sendiri pun hilang. Seperti contohnya, seorang teman ditanya "kapan kamu menikah?" dia menjawab,"waah aq masih takuut dan belom siap, entah kapan2 saja". Hihihi padahal sebelum tercapai proses masanya itu, kita akan diselimuti perasaan2 yg aneh, was-was, penasaran dan lainya. Dan pastinya dia akan melaksanakan masanya itu entah kapan. Dan "masanya" itu mau kita laksanakan sekarang atau nanti pastilah rasannya sama, cuma waktu yang berbeda. Hidup ini penuh tantangan pastinya, mari segera bertindak sebaik mungkin. Karena masanya tak bisa lagi diulang...

So kawan, marilah kita planning atau rencanakan sematang-matangnya "masanya" buat kita masing-masing. Tulis dan rencanakan, agar kita bisa lebih tegas dan bijak dalam menghadapinya. Dan untuk rasa syukur kita pada Allah SWT  Sang Pencipta, mari lebih niatkan hidup ini untuk ibadah dan untuk menambah celengan amal kita untuk proses "masanya" selanjutnya diakhirat kelak. insyaAllah, Allah akan memberikan kemudahan dan masa hidup yang lebih untuk kita. amin  ^_^